Samarinda – PT Pegadaian Area Samarinda menggulirkan program “Pegadaian Mengajar” sepanjang Agustus 2025. Program ini hadir di berbagai sekolah dan perguruan tinggi untuk memperkuat literasi keuangan di kalangan generasi muda, sekaligus menegaskan peran Pegadaian sebagai mitra edukasi masyarakat.
Deputy Bisnis Area Samarinda, Andika Dwi Prasetyo, menegaskan bahwa edukasi keuangan merupakan investasi jangka panjang. Menurutnya, pengetahuan tentang keuangan akan menjadi bekal penting bagi anak muda agar mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik.
“Kami percaya edukasi keuangan harus dimulai sejak dini. Pegadaian Mengajar tidak hanya mengenalkan Pegadaian sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai sahabat literasi yang hadir langsung di sekolah dan kampus. Harapannya, generasi muda tidak hanya paham konsep menabung, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara bijak,” kata Andika, Sabtu (30/8/2025).
Baca Juga : Kopi Legendaris Puluhan Tahun di Samarinda yang Masih Eksis
Edukasi Keuangan Masuk ke Sekolah dan Kampus
Program Pegadaian Mengajar yang berada di bawah naungan Kanwil IV Balikpapan ini melibatkan seluruh cabang di Area Samarinda. Kegiatan tidak hanya menyasar kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah yang lebih terpencil. Strategi ini diambil agar literasi keuangan dapat merata dan dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
Beberapa cabang melaksanakan kegiatan dengan fokus materi berbeda sesuai kebutuhan peserta. Cabang Sempaja, misalnya, mengajarkan pengelolaan keuangan pribadi sekaligus memperkenalkan investasi emas kepada siswa-siswi SMKN 1 Samarinda.
Sementara itu, Cabang Syariah Pasar Merdeka menekankan edukasi keuangan syariah bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Materi ini meliputi prinsip transaksi halal, pengelolaan dana sesuai syariat, serta peluang investasi berbasis syariah.
Di sisi lain, Cabang Samarinda Seberang memberikan pelatihan literasi keuangan dasar untuk siswa SMA Negeri 6 Samarinda. Fokusnya membangun kebiasaan menabung sejak dini agar pelajar terbiasa mengatur uang jajan dan memiliki tabungan sebagai modal masa depan.
Antusiasme Peserta Tinggi
Program ini mendapatkan sambutan positif dari peserta maupun pihak sekolah dan kampus. Banyak pelajar dan mahasiswa yang aktif bertanya mengenai cara mengatur keuangan pribadi, strategi menabung, hingga peluang investasi yang sesuai dengan usia muda.
“Kami melihat semangat generasi muda yang ingin memahami keuangan semakin tinggi. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa program literasi keuangan memang dibutuhkan dan relevan dengan kondisi mereka,” ujar Andika.
Dukungan untuk Gerakan Literasi Keuangan Nasional

Pegadaian menegaskan bahwa Pegadaian Mengajar bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari gerakan besar literasi keuangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Melalui pendekatan inklusif, Pegadaian berupaya menjangkau semua kalangan, termasuk mereka yang belum memiliki akses informasi keuangan memadai.
Baca Juga : Ajang Pameran Produk dan Inovasi Pembangunan
“Semakin banyak anak muda yang paham literasi keuangan, semakin besar peluang bangsa ini memiliki generasi yang mandiri secara ekonomi. Kami ingin Pegadaian menjadi bagian dari transformasi itu,” tambah Andika.
Komitmen Perluasan Program
Ke depan, PT Pegadaian Area Samarinda berkomitmen memperluas jangkauan program. Edukasi tidak hanya dilakukan di sekolah menengah atau perguruan tinggi, tetapi juga di komunitas anak muda, organisasi kepemudaan, hingga kelompok masyarakat yang membutuhkan pembekalan dasar pengelolaan keuangan.
Dengan langkah ini, Pegadaian berharap dapat mencetak generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi, mampu membuat perencanaan finansial, dan berani mengambil peluang investasi yang sehat.














