Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Gen Z Samarinda Dorong UMKM Lebih Ramah Lingkungan

cek disini

SAMARINDA – Kreativitas dan kepedulian sosial kini semakin menyatu dalam geliat ekonomi lokal. Di Kota Samarinda, semangat ini tumbuh lewat kolaborasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z). Mereka mendorong terciptanya bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam program Odah Bekesah di Pro 4 RRI Samarinda bertema “Literasi dan Inklusi Keuangan Hijau untuk UMKM Berkelanjutan”, terungkap bahwa tantangan terbesar pelaku UMKM bukan semata keterbatasan modal. Justru, pola pikir dan kebiasaan lama yang sulit ditinggalkan sering menjadi penghambat transformasi menuju praktik ramah lingkungan.

Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar

Poppy Alvianolita Sanistya, dosen FISIP Universitas Mulawarman (Unmul), menjelaskan bahwa perubahan tidak harus dimulai dari langkah besar. Menurutnya, UMKM bisa memulai dengan cara sederhana, seperti mengganti kemasan plastik dengan bahan ramah lingkungan atau mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai jual.

Baca Juga :  Longsor di Sungai Kunjang Rusak 8 Rumah, Warga Mengungsi

“Generasi muda banyak melahirkan ide kreatif dan solutif. Meski sebagian besar UMKM digerakkan generasi lebih tua, Gen Z justru menunjukkan potensi besar untuk mendorong perubahan,” ujar Poppy.

Ia mencontohkan beberapa praktik nyata yang dilakukan anak muda di Samarinda. Mereka mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, memanfaatkan tutup botol plastik untuk dijadikan tas dan aksesori, serta membuat produk daur ulang lain yang memiliki nilai jual tinggi. Inisiatif ini membuktikan bahwa keberlanjutan dapat dimulai dari rumah tangga, lalu berkembang ke skala bisnis.

Program Magang Berdampak dari Unmul

RRI.co.id - Gen Z Samarinda Dorong UMKM Lebih Ramah Lingkungan

Melihat potensi tersebut, FISIP Unmul meluncurkan program “magang berdampak”. Program ini menerjunkan mahasiswa langsung ke lapangan untuk mendampingi UMKM. Pendampingan meliputi pengurusan legalitas usaha, edukasi mengenai perilaku ramah lingkungan, hingga strategi pemasaran berkelanjutan yang bisa meningkatkan daya saing.

“Langkah ini menjadi jembatan antara inovasi Gen Z dan pengalaman pelaku UMKM senior, sehingga kolaborasi keduanya mempercepat transformasi usaha,” kata Poppy menambahkan.

Mahasiswa tidak hanya bertindak sebagai pendamping, tetapi juga agen perubahan yang membawa ilmu baru dari kampus ke dunia usaha. Dengan begitu, proses transformasi UMKM tidak lagi berjalan lambat, melainkan semakin cepat menyesuaikan dengan tuntutan zaman.

Baca Juga :  Komunitas MDFM Samarinda: Berkarya dan Berkolaborasi

Kesadaran Kolektif dari Dua Arah

Selain dukungan generasi muda, perubahan juga membutuhkan peran konsumen. Hal ini ditegaskan oleh Kemal Sandi, yang menilai bahwa ekonomi hijau memiliki prospek cerah di masa depan. Namun, menurutnya, transformasi tidak bisa hanya dibebankan pada pelaku usaha.

“Kesadaran harus tumbuh dari dua arah. UMKM perlu berani berubah, sementara konsumen juga harus sadar untuk memilih produk ramah lingkungan,” ujar Kemal.

Ia menambahkan, ketika konsumen semakin banyak membeli produk yang peduli lingkungan, otomatis UMKM akan terdorong untuk bertransformasi. Dengan kata lain, perilaku konsumen akan menjadi motor tambahan bagi pelaku usaha untuk konsisten menjaga prinsip berkelanjutan.

Generasi Z sebagai Motor Perubahan

Melalui kreativitas, kepedulian, dan semangat kolaborasi, Generasi Z di Samarinda kini tampil sebagai motor penggerak perubahan. Mereka tidak hanya bertindak sebagai konsumen kritis, tetapi juga agen transformasi yang berperan aktif dalam membangun ekosistem bisnis hijau.

“Bisnis ramah lingkungan bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masa depan bumi,” tegas Kemal.

Dengan kontribusi Gen Z, UMKM Samarinda semakin berpeluang menjadi pionir dalam menjalankan usaha berkelanjutan. Perpaduan inovasi anak muda dan pengalaman pelaku usaha senior diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *