SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda melalui BKPSDM terus berinovasi dalam tata kelola kepegawaian. Melalui Program SALAM BKPSDM di Dinas Kesehatan Samarinda, Senin (27/10/2025), BKPSDM memperkenalkan sistem digitalisasi berbasis manajemen talenta yang terintegrasi dengan berbagai aplikasi kepegawaian.
baca juga : Wali Kota Andi Harun Puji Dedikasi Dokter, Sebut Pengabdian Nakes di Samarinda Sangat Penting
Sekretaris BKPSDM Kota Samarinda, Siami Misnam, menjelaskan bahwa sistem digital ini merupakan implementasi nyata dari semangat meritokrasi ASN. “Mulai dari penilaian kinerja, mutasi, hingga promosi kini sudah berbasis aplikasi seperti SIMATA,” ujarnya.
/8z5hzjqhqsfvani.png)
Dengan sistem terintegrasi tersebut, proses administrasi kepegawaian menjadi lebih transparan dan efisien. ASN dapat memantau posisi kariernya secara mandiri, sementara BKPSDM dapat menilai potensi dan kinerja pegawai secara real-time.
Kepala UPTD Penilaian Kompetensi Pegawai BKPSDM Samarinda, Muhammad Nor Awalluddin, menambahkan bahwa sistem ini memastikan setiap ASN mendapatkan kesempatan yang adil untuk berkembang. “Ini adalah wujud nyata birokrasi modern yang berbasis data dan kinerja,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh ASN akan diklasifikasikan dalam sembilan kotak (nine box grid) berdasarkan kinerja dan potensi. ASN dengan performa tinggi dan kompetensi kuat akan berada di posisi star talent yang berpeluang besar untuk promosi jabatan.
Selain itu, penilaian kinerja 360 derajat, rekam penghargaan, serta keikutsertaan dalam pelatihan menjadi indikator utama dalam sistem ini. Pendekatan tersebut menutup celah praktik nonmerit dalam pengembangan karier ASN.
baca juga : Satu Lagi Tahanan Kabur Polsek Samarinda Kota Tertangkap
BKPSDM menegaskan, digitalisasi ini bukan sekadar pembaruan sistem, tetapi juga transformasi budaya kerja. Dengan sistem merit berbasis talenta dan teknologi, Pemkot Samarinda menargetkan birokrasi yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi hasil. (Zulfikar)














