SAMARINDA – Kebakaran hebat melanda Hotel Bumi Senyiur di Jalan Diponegoro, Samarinda, Rabu pagi (29/10/2025) sekitar pukul 07.25 Wita. Api berkobar di area lantai dua hotel dan dengan cepat menimbulkan kepulan asap pekat yang terlihat menjulang tinggi dari sisi tengah bangunan.
Kebakaran tersebut membuat kepanikan di antara tamu dan pegawai hotel. Sejumlah tamu yang masih berada di dalam bangunan segera dievakuasi oleh petugas keamanan dibantu warga sekitar. Suara sirene mobil pemadam kebakaran terdengar bersahutan di sekitar lokasi kejadian.
baca juga : BKPSDM Samarinda Siapkan ASN Menuju Era Meritokrasi Digital
Menurut laporan dari lokasi, seorang perempuan dilaporkan masih terjebak di kamar 435 lantai dua saat api mulai membesar. Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda bersama relawan segera melakukan upaya penyelamatan. Mereka menggunakan peralatan tangga dan selang air untuk menembus kepulan asap yang menutupi sebagian area hotel.
Kepala Disdamkar Samarinda, yang berada di lokasi kejadian, mengatakan tim langsung mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke lantai lain. “Kami terima laporan sekitar pukul 07.25 Wita dan langsung menuju lokasi. Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan korban dan pemadaman titik api di lantai dua,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya memadamkan sisa api dan melakukan penyisiran di seluruh kamar hotel untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran, namun dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di salah satu ruangan hotel.
Sementara itu, kawasan sekitar hotel masih dipadati oleh warga yang menonton jalannya proses pemadaman. Polisi telah memasang garis pembatas dan meminta masyarakat untuk menjauh dari area berbahaya demi kelancaran evakuasi.
Pihak kepolisian bersama tim identifikasi juga telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah api berhasil dipadamkan. Pemerintah Kota Samarinda mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
baca juga : Wali Kota Andi Harun Puji Dedikasi Dokter, Sebut Pengabdian Nakes di Samarinda Sangat Penting
Petugas berharap proses pemadaman dan evakuasi dapat selesai dalam waktu singkat agar aktivitas di sekitar kawasan Jalan Diponegoro kembali normal.














